Pages

Sunday, 14 August 2016

'Lari'



Cerpen oleh Eileen Agneshia

Ia berlari. Kakinya terus berlari, menolak untuk berhenti. Seolah-olah ada seseorang yang berbisik menyuruhnya, badannya untuk terus berlari, menghindar dari bahaya yang mengejarnya. Bahaya yang berupa makhluk yang sudah mengejarnya sejak tadi. Dirinya tidak tahu mengapa, tetapi ketika Ia bahkan belum melihat jelas wujud makhluk yang berupa bayangan hitam besar itu, hanya ada satu yang ada di pikirannya, yaitu lari.

        Kegelapan dan kabut menyelimutinya, membuat pandangannya semakin kabur, dan wujud makhluk yang mengejarnya semakin tidak jelas. Sunyi mengelilinginya, hanya suara hembusan nafas miliknya dan geraman makhluk itu yang dapat terdengar. Dan rasa gugup serta takut, memeluknya. Membuat hatinya semakin berdebar kencang.